Kentur Mahawu yang berada di ketinggian mencapai 1.311 meter termasuk gunung berapi stratovolcano yang sudah tidak aktif. Stratovolcano umumnya memiliki bentuk kerucut dan terdiri dari lava dan abu yang mengeras. Meskipun sudah slot bet 100 rupiah tidak aktif, bau belerang di sekitar gunung masih tercium tajam. Panorama yang disuguhkan oleh disana tentu tidak akan bisa dijumpai di gunung-gunung lainnya. Dari puncak gunung, wisatawan bisa melihat keindahan alam dari Kota Manado, Pulau Manado Tua, Bunaken dan Siladen. Selain menikmati keindahan alam, sesekali akan terdengar kicauan burung atau hewan yang hidup di gunung.
Daya Tarik yang Dimiliki Kentur Mahawu
Gunung Mahawu bisa dibilang merupakan jantung utama dari hutan lindung yang ada sekitar. Masyarakat Tomohon biasa menyebutnya sebagai Kentur Mahawu dengan pesona yang sangat indah. Daya tarik yang dimiliki bahkan mampu memikat wisata lokal hingga asing ramai berdatangan.
Pemandangan Kawah yang Eksotis
Salah satu daya tarik yang paling memikat dari gunung berapi ini ada pada keindahan kawahnya. Gunung ini sempat meletus beberapa kali pada tahun 1798, 1977 dan terakhir kalinya 1999. Kawah yang ada di gunung menghasilkan kepulan asap yang dikelilingi tanaman dan pepohonan rimbun.
Dipenuhi Berbagai Jenis Tumbuhan yang Sudah Langka
Selain dipenuhi pepohonan, di kawasan wisata juga banyak ditumbuh berbagai macam jenis tumbuhan yang sudah langka. Tumbuhan langka ini sebenarnya merupakan tanaman khas dari provinsi Sulawesi Utara. Keberadaannya kini memang terancam punah sehingga harus dilestarikan.
Memiliki Berbagai Macam Jenis Unggas Endemik
Bagi pecinta burung sangat disarankan untuk menghabiskan waktu berlibur di Gunung Mahawu. Bukan tanpa alasan, dalam kawasan wisata terdapat Spaceman berbagai jenis unggas endemik yang totalnya bisa mencapai 20 jenis burung. Salah satu burung endemik Sulawesi adalah Otus manadensis atau Manguni. Sedangkan jenis burung yang lainnya adalah Bradypterus Castaneus (Ceret Coklat), Trichastoma Celebense (Pelanduk Sulawesi), Pachycephala Sulfuriventer (Kancilan Perut Kuning), Dicaeum Nehrkorni (Cabai Sulawesi), dan masih banyak lagi. Untuk menemui burung ini bisa coba tirukan suaranya, maka akan langsung mendekat.
Bukit Doa Tomohon
Bukit Doa Tomohon juga menarik untuk dijelajahi karena berada di kaki Gunung Mahawu. Jika berada di kawasan bukit, wisatawan bisa merasakan suasana yang terasa dingin bagaikan pegunungan. Selain itu, banyak juga masyarakat sekitar yang menganggap spot wisata ini sebagai taman indah.