Slot, Slot Online, slot777, Без рубрики, Страны

Inquisisi Gereja: Noda Hitam Sejarah Barat

Sebagai agen pemersatu, gereja menyediakan slot depo 10k bonus 10k
jawaban bagi masyarakat tentang konsep kehidupan dan kematian.
Dalam kehidupan sosial yang menuju kehancuran dikala itu, gereja
merupakan salah satu institusi yang memberikan alternatif
rekonstruksi kehidupan. Karena itu, lantas dampak gereja
meluas begitu cepat di seluruh daratan Eropa, melibas berbagai
pengaruh pandangan dan kepercayaan tradisional Eropa. Sepanjang
daratan Eropa, berasal dari Italia hingga Irlandia, sebuah masyarakat baru,
berpusat terhadap kekristenan, terbentuk. Selama Abad Pertengahan,
ketika kota-kota mengalami kehancuran, biara-biara menjelma
menjadi pusat-pusat kebudayaan, dan tetap bertahan sampai
munculnya lagi kota-kota di masa kemudian. Ketika itu, biarabiara termasuk sedia kan perawatan dan bantuan bagi orang-orang
sakit dan miskin dan juga menyiapkan area bagi para pengembara.14
Awal-awal Abad Pertengahan merupakan periode pembentukan institusi kepausan. Gereja Romawi (Roman Church) mulai
teorganisasi bersama baik di Zaman Paus Gregory I (590-604) – yang
dikenal sebagai “the Great”. Dialah yang membangun awal mula
birokrasi kepausan Masa Pertengahan dan memperkuat kekuasaan
kepausan (papacy’s power). Gregory gunakan metode
administrasi Romawi untuk mengorganisasikan kekayaan gereja
di Italia, Sicilia, Sardinia, Gaul, dan wilayah lainnya. Ia memperkuat
otoritas kepausan atas bishops plus para pastur lainnya, mengirimkan
misionaris ke Inggris untuk menaklukkan Anglo-Saxons, dan
melakukan aliansi bersama Perancis. Paus Gregory termasuk melakukan
aktivitas ekonomi bersama mengimpor gandum untuk memberi
makan prajurit Romawi dan mengirimkan pasukan melawan
Kelompok Heretic Lombards. Karena itu, Greorius I, berasal dari sudut
tertentu, dipandang sebagai “penyusun kebolehan politik kepausan”
(creator of the political power of the popes). Akhirnya, terhadap abad ke8, aliansi antara Paus dan Raja Pippin berasal dari Perancis, berhasil mendirikan “Kerajaan Kepausan” (Papal States) dan sesuaikan dukungan Paus untuk memberikan legitimasi terhadap keluarga Pippin.
Tahun 754, Pippin berjanji untuk mengembalikan teritori
patrimoni berasal dari St. Peter the territories. Sebagai balasan, Paus Stephen
III menjanjikan bakal memberikan hukuman pengucilan
(excommunicated) terhadap Raja-raja Perancis yang tidak berasal berasal dari keluarga Pippin. Tahun 800, Paus Leo III, sebabkan keputusan
besar dalam politik kepausan, bersama menempatkan mahkota kerajaan kepada anak Pippin, Charlemagne, yang diangkat sebagai
“Emperor of the Romans”. Aksi Leo III ini sekaligus memindahkan
gelar itu berasal dari Kekaisaran Romawi Timur (Byzantine) ke Barat.15

Добавить комментарий

Ваш адрес email не будет опубликован. Обязательные поля помечены *