Perang Dunia 2 adalah peristiwa sejarah yang terjadi dalam kurun waktu tahun 1939 hingga tahun 1945. Peristiwa ini terjadi dengan ditandainya berbagai aksi unjuk kekuatan serta ekspansi militer terhadap wilayah-wilayah tertentu, sebagaimana dikutip dari artikel «Dampak Perang Dunia II Terhadap Budaya Masyarakat Biak Timur» oleh Sonya Kawer dari Balai Arkeologi Papua tahun 2019.
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial 3 oleh Ratna Sukmayani dkk, secara umum perkembangan Perang Dunia 2 ditandai dengan adanya dua pemerintahan yang bertentangan, yaitu pemerintahan demokratis dan otoriter. Bentuk pemerintahan demokratis didukung oleh negara Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat. Sedangkan pemerintahan otoriter didukung oleh Jerman, Italia, dan Rusia yang merupakan tiga negara diktator.
Para negara berusaha untuk mencari kawan dan mendorong terbentuknya persekutuan atau aliansi politik yang saling bertentangan. Menjelang Perang Dunia 2, terbentuk aliansi Blok Jerman dan Italia dengan paham fasis. Lalu Blok Prancis dan Inggris dengan paham demokrasi. Selain itu ada Blok Rusia dengan paham komunis atau Nazisme.
Apakah kejadian tersebut memang kutukan atau hanya kebetulan belaka? Entahlah. Yang jelas, Perang Dunia II telah menewaskan lebih dari 70 juta jiwa. Lagi pula, Raja Tut yang masih sangat belia membuatnya memiliki penasihat hebat dari kalangan militer, yakni Jendral Horemheb.
Penasihat Raja Tut itulah yang dipercaya telah mewariskan trompet terkutuk dan menyerahkannya pada raja. Ironisnya, Tutankhamun meninggal pada saat usianya masih menginjak 19 tahun. Ada yang menyebut bahwa ia dibunuh, namun ada juga yang mengatakan karena sakit.
Pihak sekutu yang memberi Perjanjian Versailles pada Perang Dunia 1 membuat Jerman ingin membalas dendam kepada Inggris dan Perancis. Pada kepemimpinan Adolf Hitler, maka Jerman membangun kembali angkatan perangnya dan mengadakan wajib militer pada tahun 1935. Kemudian Ia juga menyatakan bahwa perjanjian tersebut tidak berlaku lagi.
Dari keputusan tersebut, Hitler menuntut Kota Danzig untuk https://goldenfreshsupermart.com/ dimasukkan wilayah Jerman karena penduduknya berkebangsaan Jerman. Namun, Polandia menolaknya. Hal ini dikarenakan Polandia justru mengadakan perjanjian dengan Inggris, Prancis, Rumania, dan Yunani untuk saling kerja sama menjamin kemerdekaannya.
Kemudian pada tanggal 1 September 1939, Jerman menyerbu Polandia. Oleh karena itu pada 3 September 1939, Inggris dan Prancis mengumumkan perang terhadap Jerman.
Sedangkan di Asia, menyebabkan adanya penyerbuan Jepang atas Cina pada tahun 1937. Sementara itu, Amerika Serikat menyatakan bahwa penyerbuan yang terjadi di armada Pearl Harbour oleh Jepang pada 7 Desember 1941 adalah penyebab Perang Dunia 2 di Front Pasifik.